10 Jenis Lensa Pada Kamera Yang Harus Kamu Ketahui
- milkyjamie
- Mar 29, 2022
- 5 min read

Sebagai awam dalam bidang fotografi, penting untuk mengenal beragam jenis lensa yang ada pada kamera. Lensa berfungsi sebagai alat untuk melihat objek yang ingin kita foto, segala jenis lensa memiliki fungsinya masing-masing.
Tidak jarang fotografer yang tidak mengenal lensanya dengan baik dan benar. Maka dari itu saya ingin membahas lebih lanjut tentang jenis lensa dan fungsinya agar kamu bisa lebih paham menjadi fotografer yang sejati.
Garis Besar Jenis Lensa Pada Kamera
Ada banyak jenis lensa yang terdapat di pasaran, beberapa ada yang menyatu dengan bodi kamera itu sendiri, dan juga ada yang terpisah dari bodi kamera. Biasanya yang sudah menyatu dengan bodi bersifat permanen yang mana tidak bisa kita copot dan kita ganti. Nah simak artikel berikut sampai habis ya.
Lensa Kit (Bawaan)

Pertama adalah lensa kit atau yang biasa kita kenal dengan lensa bawaan dari paket pembelian sebuah kamera. Lensa kit ini biasanya memiliki jarak zoom atau focal length yang standar, seperti 16-50mm dengan bukaan diafragma 3.0. Jenis lensa ini biasanya ditujukan untuk para pengguna awam dalam fotografi agar dapat menangkap gambar baik dengan jarak dekat maupun jarak yang tidak terlalu jauh.
Karena lensa ini ditujukan untuk pengguna awam, lensa ini memiliki jarak paling lebar di 16mm dan paling jauh di 50mm. Kamu bisa saja memaksimalkan lensa ini pada momen seperti acara kumpul keluarga, foto selfie dengan teman.
Lensa Fix

Kedua adalah lensa fix yang lebih dikenal dengan lensa prime. Sebutan lensa prime dikarenakan semua elemen dari lensa ini mulai dari focal length, dan aperture nya bersifat permanen alias tidak bisa utak-atik.
Dengan menggunakan lensa ini kamu tidak bisa mengganti angle kamu, jadi kamu harus bergerak menyesuaikan objek yang sedang kamu foto.
Keunggulan dari lensa ini adalah hasil foto yang lebih tajam dan baik dibandingkan lensa-lensa lainnya.
Lensa Standar

Lensa standar biasanya berukuran 40-60 mm. Jenis lensa kamera ini bagus untuk memotret foto-foto lanskap.Soalnya, gambar yang ditangkap oleh kamera akan amat serupa layaknya yang dilihat mata manusia.
Jenis lensa normal juga bagus untuk mengabadikan panorama dikarenakan menurut fotografer Jimmy Chin didalam Master Class, fitur zoom lensa standar punya panjang fokus yang memadai kecil di ujung bawah untuk mengambil sudut lebih lebar dan foto full-frame.
Lensa sudut lebar (Wide angle lens)

Wide angle lens adalah jenis lensa kamera untuk menangkap daerah yang luas di dalam satu bidang foto. Maka tersebut, lensa bersudut lebar benar-benar cocok untuk foto-foto landscape.
Bersama dengan ukuran lensa rata-rata 17-40mm, anda dapat meraih porsi pemandangan yang lebih tak terhitung dan hasil gambar jauh lebih sadar. Semakin rendah angka focal length, semakin segudang gambar yang sanggup masuk di dalam foto. Jenis lensa lebar juga bagus untuk menangkap total bangunan tanpa terpotong.
Saya mengingatkan bahwa hasil foto bersama lensa lebar kadang dapat terdistorsi. Khususnya kalau di dalam foto itu tersedia gambar paras. Jenis lensa kamera ini juga bukan begitu bagus untuk memotret bersama dampak bokeh atau latar belakang buram. Meski begitu, anda konsisten sanggup mengakalinya sementara proses pengeditan foto nanti.
Lensa tele (Telephoto lens)

Lensa tele digunakan untuk memotret objek atau pemandangan berasal dari jeda yang amat jauh. Jenis lensa ini juga memiliki berlimpah titik fokus dan bisa laksanakan zoom bersama terlampau detail. Bersama dengan lensa tele, anda dapat mengisolasi dan memfokuskan objek yang jauh.
Oleh dikarenakan tersebut, lensa tele terlampau bagus untuk memotret pemandangan outdoor, layaknya bentang alam, pertandingan olahraga, satwa-satwa liar, sampai foto-foto planet dan bintang. Akan namun, lensa tele biasanya berukuran besar dan berat untuk dibawa-bawa. Anda memerlukan tripod untuk mendukung kamera ini.
Lensa makro

Terkecuali anda menghendaki mengabadikan detail terkecil berasal dari objek, gunakanlah lensa makro. Jenis lensa kamera ini terlampau bagus untuk memotret close up yang terlampau ekstrem. Anda sanggup zoom objek sampai lima kali ukuran sebenarnya.
Bukan kudu risi hasilnya akan blur atau pecah. Lensa makro bisa menghasilkan gambar yang tajam, seksama, dan berkualitas tinggi terhadap jeda yang benar-benar dekat. Jenis lensa makro terlalu bagus untuk fotografi alam, sebab anda akan mampu mengabadikan hampir beberapa besar detail di dalam satu gambar.
Lensa makro sanggup menampilkan detail bulu-bulu halus terhadap serangga, kepingan salju (Snowflake), tetesan air terhadap flora, atau detail kilau terhadap cincin berlian.
Lensa fisheye (Ultra wide angle lens)

Lensa fisheye adalah lensa sudut ultra lebar yang bisa menangkap gambar bersama dengan radius 180 derajat penuh di lebih kurang bidang pandang.
Objek-Objek di dalam foto terlihat terdistorsi, konveks layaknya berada di dalam gelembung. Objek di sekitarnya tampak kecil dan melengkung, waktu fokus berasal dari objek fotomu akan tampak jauh lebih besar berasal dari biasanya. Lensa fisheye paling kerap digunakan di dalam fotografi kreatif, abstrak, dan fotografi komersial. Untuk memotret kegiatan olahraga dan pemandangan, lensa ini juga terlampau berfaedah. Lensa fisheye juga cenderung menawarkan aperture maksimum yang lebih baik. Artinya, anda mampu memotret di dalam cahaya rendah bersama lebih enteng.
Lensa tilt-shift

Lensa tilt-shift adalah jenis lensa yang dapat anda gunakan untuk menipu gambar. Lensa kamera ini umumnya bersudut lebar, mulai berasal dari 17mm sampai 35mm. Bersama lensa ini, anda sanggup sebabkan objek tampak lebih kecil berasal dari ukuran atau dimensi aslinya.
Anda juga sanggup mengelabui bidang fokus dan angle gambarnya. Misalkan jadi miring, naik, dan turun. Seluruh ini dapat anda atur melalui posisi optik sehingga disesuaikan bersama dengan sensor kamera. Lensa tilt-shift bisa menghadirkan fokus tajam bersama dengan saturasi dan paradoksal yang terlalu baik. Maka, jenis lensa kamera tilt-shift lebih cocok digunakan untuk memotret arsitektur dan fotografi seni rupa.
Lensa infrared

Jenis lensa infrared bermain bersama menangkap cahaya, tidak perspektif gambar. Jenis lensa kamera ini akan menyaring seluruh gelombang cahaya, jika gelombang infrared yang bukan sanggup ditangkap oleh mata manusia. Hasilnya adalah gambar bersama dampak visual yang unik, berkontras tinggi, dan surealis.
Pohon dan flora akan tampak putih atau hampir putih. Sandang hitam mampu tampak abu-abu atau putih. Langit biru juga tampak jauh lebih dramatis. Kalau memotret manusia, hasilnya juga unik. Kulit akan tampak miliki tekstur yang terlampau halus dan putih jernih layaknya susu.
Mata mampu tampak layaknya hantu, bersama rona iris (Lingkaran hitam mata) menjadi terlalu gelap dan bagian putih mata jadi keabu-abuan.
Lensa zoom

Lensa zoom adalah keliru satu jenis lensa kamera yang paling generik, serbaguna, dan anda perlukan terkecuali menghendaki membangun portofolio fotografi yang bagus. Apalagi jikalau anda seorang fotografer pemula. Bersama lensa zoom, anda sanggup memotret apa pun, mulai berasal dari lautan manusia di arena konser sampai satwa liar di hutan atau alam terbuka.
Lensa zoom yang paling populer adalah lensa 70-200 mm. Jenis lensa kamera ini paling kerap digunakan oleh fotografer pernikahan. Tersedia juga ukuran lensa yang lebih kecil daripada tersebut, yaitu di rentang 18-270mm. Lensa zoom juga cocok untuk travel photographer mengabadikan panorama secara close up dan berasal dari jeda jauh.
Nah itulah 10 jenis lensa pada kamera yang harus dan wajib kamu ketahui dan pahami. Lebih baik kamu menggunakan alat yang sudah ada dan kamu maksimalkan ketimbang kamu membeli suatu lensa dengan memaksakan dana agar terlihat lebih baik. Karena yang terpenting adalah man behind the gun alias orang yang berada dibalik kamera itu sendiri lah yang paling berpengaruh.



Comments